Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Tafakur Fi Kholqillah (3 Alat)

Bayangkan bila manusia lahir dalam keadaan tuli dan buta, ditambah ketiadaan sensor rasa. Yang terjadi selanjutnya adalah orang tersebut tidak akan pernah dapat mandiri selamanya. Sepanjang hidupnya akan selalu tergantung kepada bantuan orang lain. Pendengaran, penglihatan, dan rasa adalah gerbang manusia untuk memahami lingkungan tempatnya berada. Dengan 3 alat itu, manusia mengetahui dan memahami alam sekitarnya. Dengan 3 alat itu, ilmu pengetahuan mengalir ke dalam diri manusia. Tanpa adanya pendengaran, penglihatan, dan rasa, manusia tidak akan pernah mengetahui apa pun. Ia tidak akan pernah memahami keadaan sekelilingnya. Bayi baru lahir - source : Pixabay Dengan pendengarannya, ia akan dapat membedakan suara-suara. Yang mana suara manusia, yang mana suara hewan, atau suara benda-benda. Ia juga dapat membedakan suara seseorang dengan orang lainnya, suara hewan yang satu dengan hewan yang lainnya, suara benda-benda yang berbeda jenisnya. Dengan pendengarannya juga, ia dapat meng

Selamat Memperingati Maulid Nabi 1442 H

Menurut saya pribadi sih ingat ke Nabi Muhammad SAW itu wajib. Tapi ingat apanya....?  Wajahnya? Postur tubuhnya? Beliau ga ada foto, lukisan, gambar...... Khutbahnya? Ceramahnya? Tutur katanya? Orang sekarang ga ada yang pernah bertemu beliau..... Saya "relate" ke beliau melalui orang tua, ustadz, guru, ulama, atau orang-orang yang bercerita tentang betapa agungnya beliau. Ada yang lebih beruntung, langsung dari hasil mempelajari Al Qur-an dan hadits-hadits beliau. Belajar dari bahasa aslinya, grammarnya, tata bahasanya.... (Itu juga pastinya belajarnya ke guru atau ustadz dulu......Ga langsung begitu aja bisa....) Bukan dari buku terjemahan, karena buku terjemahan itu hasil dari ulama yang telah mempelajari bahasanya secara langsung. Jadi tetap aja yang belajar cuma pakai terjemahan, berarti belajarnya dari ustadz atau ulama yang telah menterjemahkan. Itu menurut saya. Balik lagi ke masalah "ingat ke Nabi Muhammad SAW" Dari ucapan-

Ga Takut Ya? Hmmm....

Kiamat banyak digambarkan oleh manusia sebagai suatu peristiwa kehancuran yang sangat luar biasa. Saat yang penuh dengan ketakutan, kesakitan, penderitaan, kengerian, kematian, kerusakan. Saat dimana seluruh kekuatan alam di muka bumi ini dihamburkan dalam satu waktu yang bersamaan. Saat yang sesungguhnya adalah akhiran dari kehidupan alam semesta ini. Badai angin yang mencabuti dan menerbangkan semua yang berada di muka bumi, gempa bumi yang merobek-robek tanah dan yang berdiri di atasnya, meletusnya gunung-gunung yang melontarkan ke udara seluruh isi perutnya yang berupa cairan berapi dan batu-batu panas yang kemudian menimpa semua yang ada dibawahnya, melimpahnya air lautan menerjang daratan yang menenggelamkan dan menghempaskan semua yang berada di depannya, petir menggelegar menyambar apapun benda-benda dibawahnya. Seluruh yang ada di bumi ini hancur luluh lantak. Kehancuran Bumi Semua orang meng-amini bahwa kiamat sangat mengerikan. Semua orang setuju bahwa kiamat sangat menakutk

Musnad Syafi'i : Tayamum

  Malik telah menceritakan kepada kami, dari Abdur Rahman ibnul Qasim, dari ayahnya, dari Siti Aisyah yang menceritakan: Kami pernah bersama Nabi Saw, dalam suatu perjalanan, maka terputuslah sebuah kalung milikku, lalu Nabi Saw. berhenti untuk mencarinya, sedangkan mereka tidak mempunyai (persediaan) air yang cukup, maka turunlah ayat tayamum. ----- Orang yang terpercaya telah menceritakan kepada kami, dari Ma'mar, dari Az-Zuhri, dari Ubaidillah ibnu Abdullah, dari ayahnya, dari Ammar ibnu Yasir yang menceritakan: Kami pernah bersama Nabi Saw. dalam suatu perjalanan, maka turunlah ayat tayamum, lalu kami bertayamum bersama-sama dengan Nabi Saw. sampai di Manakib.  ----- Ibrahim ibnu Muhammad telah menceritakan kepada kami, dari Abbad ibnu Manshur, dari Abu Raja Al-Atharidi, dari Imran ibnul Hushain: Bahwa Nabi Saw. memerintahkan seorang lelaki yang mempunyai jinabah untuk bertayamum, kemudian salat. Apabila ia menemukan air, maka harus mandi, yakni dengan memakai air

CCTV Siapa Yang Paling Hebat?

Jaman dulu ada yang namanya piringan hitam, kaset recorder, kaset video, kemudian kesininya ada compact disk, VCD, DVD, SD Card, terus sekarang ada Flash Drive. Semuanya itu adalah media penyimpanan yang pernah ada  dalam kehidupan manusia. Disana dapat disimpan suara dan atau gambar, baik statis maupun bergerak. Pada saat dibutuhkan, isi dari media penyimpanan itu bisa dibuka atau ditampilkan. Dengan alat yang tepat, dengan mudahnya semua yang ada di dalamnya dibuka. Contohnya, lagu-lagu lawas - tahun 1960 kebawah - pada piringan hitam akan dapat didengar bila diputar di gramophone (pemutar piringan hitam). Suara para penyanyinya yang kebanyakan sudah tiada di alam dunia ini, masih bisa didengar atau dinikmati. Begitu juga dengan video dokumentasi  yang berisi tentang orang atau keluarga terkasih yang telah meninggal dunia, ditampilkan seakan masih ada bersama kita.  Dapat dilihat kembali saat diperlukan. Format video yang semakin canggih, membuat tampilan video se