Langsung ke konten utama

Sujud

Apabila ia sujud, lalu mengucapkan ‘subhana rabbiyal a’laa’ sebanyak 3 kali, berarti sujudnya telah sempurna, yang demikian itu adalah batas minimalnya.

(HR. Imam Syafi’i)

---

Nabi SAW. Diperintahkan untuk melakukan sujud diatas tujuh anggota tubuh, yaitu kedua tangan, kedua lutut, dan semua ujung jari-jari (kedua telapak kaki) serta keningnya. Dan beliau dilarang merapikan rambut dan pakaiannya (ketika sedang ruku’ dan sujud).

Ibnu Thawus menambahkan,”Lalu ia meletakkan tangan pada keningnya dan mengusapkan ke hidung hingga pada ujung hidungnya,” dahulu ayahku (ayah Ibnu Thawus) menganggap hal ini sebagai satu anggota (sujud).

(HR Imam Syafi’i)

---

Apabila seorang hamba sujud, maka ikut sujud bersamanya tujuh anggota tubuhnya, yaitu wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kakinya.

(HR. Imam Syafi’i)

---

Dari ibnu Umar RA.:
Apabila sujud, dia (Nabi SAW.) meletakkan kedua telapak tangannya (sejajar) dengan tempat ia meletakkan wajahnya

(HR. Imam Syafi’i)

---

Dari Siti Maimunah :
Apabila Nabi SAW sedang sujud, lalu ada anak kambing lewat di bagian bawah tubuhnya, anak kambing itu dapat melaluinya tanpa harus melonggarkannya (HR. Imam Syafi’i)
Dari Bara’ bin Azib Ra., Rasulullah SAW. Bersabda: Jika kamu bersujud maka letakkanlah kedua belah telapak tanganmu, dan tinggikanlah kedua belah siku-sikumu.

(HR. Muslim)

---

Bersikap luruslah dalam bersujud, dan janganlah terbuka kedua belah lenganmu seperti anjing.

(HR. Bukhari)

---

Hendaklah engkau banyak bersujud (bershalat) maka sesungguhnya engkau tidak akan bersujud pada ALLAH dengan sekali sujud kecuali ALLAH akan meninggikan derajatmu dan akan terhapuslah kesalahan (dosa) mu.

(HR. Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Ber-Shodaqoh Bisa Dengan Bermacam Cara

Senyumanmu (bermuka manis) untuk saudaramu adalah shadaqah, dan amar ma'rufmu serta nahi munkarmu juga shadaqah, dan memberikan petunjuk kepada laki-laki (atau kepada siapa saja) yang ada di bumi yang sedang sesat, bagimu merupakan shadaqah. Dan (apabila engkau suka) menyingkirkan batu atau duri atau tulang-tulang yang mengganggu jalan bagimu yang merupakan shadaqah. (H.R. Bukhari)

Noda di Dahi

Bila berjalan dengan noda/ kotoran di dahi, tidak dapat kita melihatnya kecuali dengan cermin. Tetapi orang lain akan melihat jelas noda di dahi itu, dan akan memberitahu adanya noda itu. Dengan keragaman macam manusia, cara memberitahu juga akan bermacam cara. Ada yang dengan cara yang baik, ada juga dengan cara yang tidak baik. Sebagian orang dengan sopan memberitahu adanya noda itu, bahkan hingga menawari secarik kain untuk membersihkannya. Sebagian lagi dengan cara cukup tersenyum, menertawai, bahkan hingga menghina menganggap bodoh berjalan dengan noda di dahi. Kita akan senang dengan cara memberitahu yang baik, tetapi sebaliknya dengan cara memberitahu yang buruk, kita dengan segera marah. Kita merasa tidak berhak ditertawai, atau dihina karena berjalan dengan noda di dahi. Biar bagaimanapun tidak sepantasnya kita segera menanggapi dengan marah. Seharusnya periksa diri kita dahulu sebelum marah. Kita lihat baik-baik apa yang terjadi dengan diri sendiri sehingga orang...

Punuk (Guru)

Dalam banyak majlis atau organisasi, jumlah murid, jamaah atau pengikut merupakan tolok ukur dari keberhasilan atau kebesarannya. Seringkali jumlah menjadi kebanggaan dan kesombongan. Hal ini juga bagi banyak orang menjadi dasar bagus tidaknya majlis itu. Dalam "kata singkat" : kuantitas menentukan kualitas, jumlah adalah jaminan mutu. Murid adalah seseorang yang diakui oleh seorang guru untuk mempelajari ilmu yang diajarkannya. Murid wajib mengikuti petunjuk-petunjuk gurunya dalam melakukan olah ilmu yang diberikan agar tidak menyalahi jalan yang sudah ada. Murid adalah bentukan gurunya, maka bagaimanapun bentuk laku dari murid merupakan cerminan apa yang diajarkan oleh gurunya. Walaupun tidak terlepas dari adanya pengaruh lainnya, dominasi ajaran gurunya tetap yang menjadi anutan bagi seorang murid. Diperlukan usaha yang ekstra keras bagi seorang guru agar muridnya tidak menyimpang arah. Dalam tingkatan inilah yang harus diperhatikan oleh seorang guru. Baik b...