Langsung ke konten utama

Matematika: Perkalian 9 Menggunakan Jari Tangan

Pertama, buka 2 telapak tangan.

Kedua ibu jari (jempol) berada di sisi luar.

Bayangkan ibu jari tangan kiri adalah angka 1, telunjuk tangan kiri adalah angka 2, seterusnya hingga ibu jari tangan kanan adalah angka 10.


Menghitung 1x9

  • Tekuk kedalam ibu jari tangan kiri.
  • Lalu hitung jari yang terbuka.
  • Maka ada 9 jari, yaitu 1x9 = 9


Bila 2x9 

  • Tekuk ke dalam telunjuk tangan kiri (telujuk tangan kiri adalah angka 2).
  • Jari telunjuk ini akan jadi pemisah 2 bagian. Bagian kiri telunjuk dan bagian kanan telunjuk.
  • Hitung jari bagian kiri, yaitu 1. Lalu bagian kanan, yaitu 8.
  • Maka 2x9 = 18


5x9

  • Tekuk ke dalam jari kelingking (jari kecil) tangan kiri.
  • Jari kelingking ini akan jadi pemisah 2 bagian. Bagian kiri jari kelingking dan bagian kanan jari kelingking.
  • Hitung jari bagian kiri, yaitu 4. Lalu bagian kanan, yaitu 5.
  • Maka 5x9 = 45


Bila 7x9

  • Tekuk ke dalam jari manis tangan kanan.
  • Jari manis ini akan jadi pemisah 2 bagian. Bagian kiri jari manis dan bagian kanan jari manis.
  • Hitung jari bagian kiri, yaitu 6. Lalu bagian kanan, yaitu 3.
  • Maka 7x9 = 63


Bila 8x9

  • Tekuk ke dalam jari tengah tangan kanan.
  • Jari tengah ini akan jadi pemisah 2 bagian. Bagian kiri dan bagian kanan.
  • Hitung jari bagian kiri, yaitu 7. Lalu bagian kanan, yaitu 2.
  • Maka 8x9 = 72


Perhatikan gambar berikut :


Thanks to The Burlap Bag....




Selamat belajar... Sukses selalu....

-----


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Ber-Shodaqoh Bisa Dengan Bermacam Cara

Senyumanmu (bermuka manis) untuk saudaramu adalah shadaqah, dan amar ma'rufmu serta nahi munkarmu juga shadaqah, dan memberikan petunjuk kepada laki-laki (atau kepada siapa saja) yang ada di bumi yang sedang sesat, bagimu merupakan shadaqah. Dan (apabila engkau suka) menyingkirkan batu atau duri atau tulang-tulang yang mengganggu jalan bagimu yang merupakan shadaqah. (H.R. Bukhari)

Noda di Dahi

Bila berjalan dengan noda/ kotoran di dahi, tidak dapat kita melihatnya kecuali dengan cermin. Tetapi orang lain akan melihat jelas noda di dahi itu, dan akan memberitahu adanya noda itu. Dengan keragaman macam manusia, cara memberitahu juga akan bermacam cara. Ada yang dengan cara yang baik, ada juga dengan cara yang tidak baik. Sebagian orang dengan sopan memberitahu adanya noda itu, bahkan hingga menawari secarik kain untuk membersihkannya. Sebagian lagi dengan cara cukup tersenyum, menertawai, bahkan hingga menghina menganggap bodoh berjalan dengan noda di dahi. Kita akan senang dengan cara memberitahu yang baik, tetapi sebaliknya dengan cara memberitahu yang buruk, kita dengan segera marah. Kita merasa tidak berhak ditertawai, atau dihina karena berjalan dengan noda di dahi. Biar bagaimanapun tidak sepantasnya kita segera menanggapi dengan marah. Seharusnya periksa diri kita dahulu sebelum marah. Kita lihat baik-baik apa yang terjadi dengan diri sendiri sehingga orang...

Punuk (Guru)

Dalam banyak majlis atau organisasi, jumlah murid, jamaah atau pengikut merupakan tolok ukur dari keberhasilan atau kebesarannya. Seringkali jumlah menjadi kebanggaan dan kesombongan. Hal ini juga bagi banyak orang menjadi dasar bagus tidaknya majlis itu. Dalam "kata singkat" : kuantitas menentukan kualitas, jumlah adalah jaminan mutu. Murid adalah seseorang yang diakui oleh seorang guru untuk mempelajari ilmu yang diajarkannya. Murid wajib mengikuti petunjuk-petunjuk gurunya dalam melakukan olah ilmu yang diberikan agar tidak menyalahi jalan yang sudah ada. Murid adalah bentukan gurunya, maka bagaimanapun bentuk laku dari murid merupakan cerminan apa yang diajarkan oleh gurunya. Walaupun tidak terlepas dari adanya pengaruh lainnya, dominasi ajaran gurunya tetap yang menjadi anutan bagi seorang murid. Diperlukan usaha yang ekstra keras bagi seorang guru agar muridnya tidak menyimpang arah. Dalam tingkatan inilah yang harus diperhatikan oleh seorang guru. Baik b...