Langsung ke konten utama

Ingin Islami

By : Eman

Dah lama ga nge-blog, nih.....
Lagi jadi businessman alias orang yang (pura-pura) super sibuk.

Sebenernya sih sudah lama bingung sama masalah ini, tapi baru ditulis dah....

Banyak orang pake panggilan "abi" dan "umi" untuk memanggil sang suami atau istri nya. Memang sih buat nge-bahasa-in ke anak-anaknya. Tapi pada tau gak artinya???

"Abi" artinya bapakku.
"Umi" artinya ibuku.

Coba fikir, kalo istri manggil suami dengan panggilan, "tolongin dong , bapakku"
atau sebaliknya, suami berkata ke istrinya, "sebentar, ibuku".

Aneh??? Tapi nyata dan banyak...

Padahal orang Arab sendiri gak ada yang manggil suaminya atau istrinya dengan panggilan-panggilan itu loh.

Berbeda arti dan makna serta rasanya apabila tanpa kata-kata "ku", yaitu "bapak" dan "ibu" saja.

Kedua kata itu begitu universal dalam pemakaian sehari-hari, bahkan sebuah panggilan kehormatan dalam percakapan formal.

Bapak Lurah, Ibu Guru, Bapak Ustadz, Ibu Menteri, dll.

Maka sebaiknya yang manggil dengan sebutan "abi" dan "umi" untuk mencari kosa kata dalam bahasa Arab untuk padanan kata "bapak" dan "ibu", kali ya...

Ada koq padanan katanya. Mau tau????
Cari sendiri!!!!!!!!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Ber-Shodaqoh Bisa Dengan Bermacam Cara

Senyumanmu (bermuka manis) untuk saudaramu adalah shadaqah, dan amar ma'rufmu serta nahi munkarmu juga shadaqah, dan memberikan petunjuk kepada laki-laki (atau kepada siapa saja) yang ada di bumi yang sedang sesat, bagimu merupakan shadaqah. Dan (apabila engkau suka) menyingkirkan batu atau duri atau tulang-tulang yang mengganggu jalan bagimu yang merupakan shadaqah. (H.R. Bukhari)

Noda di Dahi

Bila berjalan dengan noda/ kotoran di dahi, tidak dapat kita melihatnya kecuali dengan cermin. Tetapi orang lain akan melihat jelas noda di dahi itu, dan akan memberitahu adanya noda itu. Dengan keragaman macam manusia, cara memberitahu juga akan bermacam cara. Ada yang dengan cara yang baik, ada juga dengan cara yang tidak baik. Sebagian orang dengan sopan memberitahu adanya noda itu, bahkan hingga menawari secarik kain untuk membersihkannya. Sebagian lagi dengan cara cukup tersenyum, menertawai, bahkan hingga menghina menganggap bodoh berjalan dengan noda di dahi. Kita akan senang dengan cara memberitahu yang baik, tetapi sebaliknya dengan cara memberitahu yang buruk, kita dengan segera marah. Kita merasa tidak berhak ditertawai, atau dihina karena berjalan dengan noda di dahi. Biar bagaimanapun tidak sepantasnya kita segera menanggapi dengan marah. Seharusnya periksa diri kita dahulu sebelum marah. Kita lihat baik-baik apa yang terjadi dengan diri sendiri sehingga orang...

Punuk (Guru)

Dalam banyak majlis atau organisasi, jumlah murid, jamaah atau pengikut merupakan tolok ukur dari keberhasilan atau kebesarannya. Seringkali jumlah menjadi kebanggaan dan kesombongan. Hal ini juga bagi banyak orang menjadi dasar bagus tidaknya majlis itu. Dalam "kata singkat" : kuantitas menentukan kualitas, jumlah adalah jaminan mutu. Murid adalah seseorang yang diakui oleh seorang guru untuk mempelajari ilmu yang diajarkannya. Murid wajib mengikuti petunjuk-petunjuk gurunya dalam melakukan olah ilmu yang diberikan agar tidak menyalahi jalan yang sudah ada. Murid adalah bentukan gurunya, maka bagaimanapun bentuk laku dari murid merupakan cerminan apa yang diajarkan oleh gurunya. Walaupun tidak terlepas dari adanya pengaruh lainnya, dominasi ajaran gurunya tetap yang menjadi anutan bagi seorang murid. Diperlukan usaha yang ekstra keras bagi seorang guru agar muridnya tidak menyimpang arah. Dalam tingkatan inilah yang harus diperhatikan oleh seorang guru. Baik b...